IMM
merupakan Organisasi Islam yang arah gerakannya ialah kehidupan mahasiswa dan
masyarakat. Ikatan ini hadir tidak lain memenuhi firman Allah pada surah
Ali-Imran ayat: 104 yang artinya “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan
ummat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah
dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung”. Sejarah
gerakan ikatan ini telah diwarnai, dipenuhi dan diperkaya oleh jejak orang-orang
yang sungguh-sungguh. Bukan oleh jejak orang-orang yang santai, berleha-leha
dan berangan-angan. Dunia diisi dan dimenangkan oleh orang-orang yang
merealisir cita-cita, harapan dan angan-angan mereka dengan kesungguh-sungguhan
dan kekuatan tekad. Keberadaan Ikatan mahasiswa muhammadiyah ditentukan
dari seberapa besar kecintaan kita sebagai kader terhadap ikatan ini. Kita yang
yang telah mengikrarkan diri sebagai kader merupakan tonggak penggerak dan
penentu maju mundurnya Ikatan yang dimana dalam diri kita tertanam akan
tanggung jawab besar untuk membesarkan ikatan ini, namun apabila ikatan tidak
didukung oleh kader yang militan maka sudah dapat ditebak hasilnya akan jalan
ditempat bahkan jalan mundur dari keberadaan jejak-jejak ikatan sebelumnya.
Sebagai kader, kita harus mampu memaknai akan nilai militansi gerakan
sebagai semangat
juang yang tak pernah pudar dan jiwa yang selalu menggelorakan semangat. Dalam menggerakkan
IMM tidaklah dibentuk sekali jadi, Militansi dalam ikatan pergerakan ini
sesungguhnya dibentuk melalui proses penenaman nilai yang mendalam, yang
diikuti dengan pemasyarakatan nilai secara sosial, dan kemudian mengalami
pelembagaan nilai dalam kehidupan bersama atau sistem. Perlu kita maknai bahwasanya keberhasilan IMM tergantung pada
kegigihan dan kerja keras kita yang menjadi pelaku dalam gerakan Islam ini.
Bahwa berjuang secara kolektif Kolegial dari hal-hal ringan hingga berat,
ketika terbatas akan fasilitas
lebih-lebih manakala didukung fasilitas yang cukup, sewaktu ada masalah dan
tantangan apalagi dalam keadaan normal, lebih khusus lagi manakala ikatan yang
kita cintai ini tengah dilanda krisis dan memerlukan kiprah para kader yang Militan.
Jangan sampai mau berkiprah manakala senang ada fasilitas, tetapi lari ketika
ikatan terpuruk akan masalah. “Jangan pergi agar di cari, jangan sengaja lari
agar di kejar, karena berjuang tak sebercanda itu” Sujiwo Tejo. Berjuang di
jalan Allah itu tidak mudah dan harus terus dilakukan ketika dalam kondisi berat
maupun ringan. Seperti yang terkandung pada surah At-Taubah:41 “Berangkatlah
kalian, baik dalam keadaan merasa ringan ataupun bmerasa berat, dan berjihadlah
dengan harta dan diri kalian di jalan Allah. Yang demikian itu lebih baik bagi
kalian jika kalian mengetahui”.
Nilai militansi yang telah tertanam kokoh bagaikan Doa tanpa Usah ketika
kita tidak mampu memadukannya dengan
Nilai Integritas. Diamana Integritas ini merupakan kesesuaian antara kata dan
perbuatan. Tidak ada artinya perjuangan dalam suatu perencanaan yang bagus dan
sempurna, jika tidak dilanjutkan dengan suatu upaya mewujudkannya dengan suatu
proses yang baik dan benar. Militansi dan integritas sangat penting dimiliki
dan harus menjadi modal awal gerakan kita sebagai kader IMM dan yang harus
terus ditanamkan dari jejak generasi satu ke jejak generasi berikutnya.
Militansi dan integritas haruslah menjadi modal awal bagi seorang kader dimana
militansi dan integritas ini mampu membentuk jiwa gerakan yang positif tinggi
sehingga kita yang mengaku berikatan terpanggil untuk berjuang sepenuh
pengabdian dalam membesarkan dan menggerakkan Ikatan. IMM sebagai ikatan untuk mencetak
kader militan sebagai pemimpin generasi
bangsa yang berakhlak mulia dengan berbekal memenuhi kriteria akseptabilitas,
kapabilitas, dan integritas. Dengan itu mampu kita simpulkan bahwasanya militansi
dan integritas yang tinggi maka laju gerakan IMM dapat secepat kilat dan
bertenaga tinggi, sehingga gerakan Islam ini mampu mencapai tujuannya.
Salah satu kunci filosofi hidup yang harus ditanamkan dalam jiwa kita sebagai
kader IMM yang sangat bermakna adalah mengamalkan militansi dan integritas.
Betapa indahnya kalau kita mampu memadukan keduanya dalam satu ikatan. Karena gerakan
yang unggul hanya akan lahir dari kualitas pelaku dan jama’ah yang unggul.
Diantara unsur penting dari keunggulan kita sebagai kader dalam sebuah ikatan
yang unggul ialah militansi dan
integritas yang tinggi yang menyatu dalam diri kader sebagai pelaku gerakan. Niat
suci yang telah diikrarkan ini merukan niat yang sangat mulia. Sekarang, bagaimana
kita sebagai kader ikatan menjaga militansi dan integritas dalam berikatan dengan
selalu menjaga apa yang kita yakini dan mencoba menerjemahkan ulang dalam
bentuk tindakan nyata dalam ikatan ini. Jangan pernah lagi ragu dengan
identitas kita sebagai kader militan dan berintegritas kala ditanyakan siapa
kita, apa yang kita yakini, dan apa yang kita perjuangkan. IMM menyadari kita bahwa manusia diberikan peluang untuk berusaha
memperbaiki kondisinya dan nasibnya namun disisi lain
manusia juga punya keterbatasan dimana akhir dari segala usaha yang dilakukan
ditentukan oleh Allah SWT. Yakinkanla IMM adalah rumah terbaik
untuk kita berproses menjadi hamba yang lebih baik dan yakinlah bahwasanya IMM
adalah jalan yang di pilih oleh Allah untuk kita berjuang di jalan-Nya Allah.
#FKIP_Satu
#FKIP_Berdiaspora
#FKIP_Bersinergi

Mantap.
BalasHapusMilitansi dan integritas
Mantap kanda
BalasHapus