Minggu, 23 Juli 2017

MILITANSI DAN INTEGRITAS KADER




IMM merupakan Organisasi Islam yang arah gerakannya ialah kehidupan mahasiswa dan masyarakat. Ikatan ini hadir tidak lain memenuhi firman Allah pada surah Ali-Imran ayat: 104 yang artinya “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung”. Sejarah gerakan ikatan ini telah diwarnai, dipenuhi dan diperkaya oleh jejak orang-orang yang sungguh-sungguh. Bukan oleh jejak orang-orang yang santai, berleha-leha dan berangan-angan. Dunia diisi dan dimenangkan oleh orang-orang yang merealisir cita-cita, harapan dan angan-angan mereka dengan kesungguh-sungguhan dan kekuatan tekad. Keberadaan Ikatan mahasiswa muhammadiyah ditentukan dari seberapa besar kecintaan kita sebagai kader terhadap ikatan ini. Kita yang yang telah mengikrarkan diri sebagai kader merupakan tonggak penggerak dan penentu maju mundurnya Ikatan yang dimana dalam diri kita tertanam akan tanggung jawab besar untuk membesarkan ikatan ini, namun apabila ikatan tidak didukung oleh kader yang militan maka sudah dapat ditebak hasilnya akan jalan ditempat bahkan jalan mundur dari  keberadaan jejak-jejak ikatan sebelumnya.
Sebagai kader, kita harus mampu memaknai akan nilai militansi gerakan sebagai semangat juang yang tak pernah pudar dan jiwa yang selalu menggelorakan semangat. Dalam menggerakkan IMM tidaklah dibentuk sekali jadi, Militansi dalam ikatan pergerakan ini sesungguhnya dibentuk melalui proses penenaman nilai yang mendalam, yang diikuti dengan pemasyarakatan nilai secara sosial, dan kemudian mengalami pelembagaan nilai dalam kehidupan bersama atau sistem. Perlu kita maknai  bahwasanya keberhasilan IMM tergantung pada kegigihan dan kerja keras kita yang menjadi pelaku dalam gerakan Islam ini. Bahwa berjuang secara kolektif Kolegial dari hal-hal ringan hingga berat, ketika terbatas akan  fasilitas lebih-lebih manakala didukung fasilitas yang cukup, sewaktu ada masalah dan tantangan apalagi dalam keadaan normal, lebih khusus lagi manakala ikatan yang kita cintai ini tengah dilanda krisis dan memerlukan kiprah para kader yang Militan. Jangan sampai mau berkiprah manakala senang ada fasilitas, tetapi lari ketika ikatan terpuruk akan masalah. “Jangan pergi agar di cari, jangan sengaja lari agar di kejar, karena berjuang tak sebercanda itu” Sujiwo Tejo. Berjuang di jalan Allah itu tidak mudah dan harus terus dilakukan ketika dalam kondisi berat maupun ringan. Seperti yang terkandung pada surah At-Taubah:41 “Berangkatlah kalian, baik dalam keadaan merasa ringan ataupun bmerasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan diri kalian di jalan Allah. Yang demikian itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui”.
Nilai militansi yang telah tertanam kokoh bagaikan Doa tanpa Usah ketika kita tidak mampu  memadukannya dengan Nilai Integritas. Diamana Integritas ini merupakan kesesuaian antara kata dan perbuatan. Tidak ada artinya perjuangan dalam suatu perencanaan yang bagus dan sempurna, jika tidak dilanjutkan dengan suatu upaya mewujudkannya dengan suatu proses yang baik dan benar. Militansi dan integritas sangat penting dimiliki dan harus menjadi modal awal gerakan kita sebagai kader IMM dan yang harus terus ditanamkan dari jejak generasi satu ke jejak generasi berikutnya. Militansi dan integritas haruslah menjadi modal awal bagi seorang kader dimana militansi dan integritas ini mampu membentuk jiwa gerakan yang positif tinggi sehingga kita yang mengaku berikatan terpanggil untuk berjuang sepenuh pengabdian dalam membesarkan dan menggerakkan Ikatan. IMM sebagai ikatan untuk mencetak kader  militan sebagai pemimpin generasi bangsa yang berakhlak mulia dengan berbekal memenuhi kriteria akseptabilitas, kapabilitas, dan integritas. Dengan itu mampu kita simpulkan bahwasanya militansi dan integritas yang tinggi maka laju gerakan IMM dapat secepat kilat dan bertenaga tinggi, sehingga gerakan Islam ini mampu mencapai tujuannya.
Salah satu kunci filosofi hidup yang harus ditanamkan dalam jiwa kita sebagai kader IMM yang sangat bermakna adalah mengamalkan militansi dan integritas. Betapa indahnya kalau kita mampu memadukan keduanya dalam satu ikatan. Karena gerakan yang unggul hanya akan lahir dari kualitas pelaku dan jama’ah yang unggul. Diantara unsur penting dari keunggulan kita sebagai kader dalam sebuah ikatan yang unggul ialah  militansi dan integritas yang tinggi yang menyatu dalam diri kader sebagai pelaku gerakan. Niat suci yang telah diikrarkan ini merukan niat yang sangat mulia. Sekarang, bagaimana kita sebagai kader ikatan menjaga militansi dan integritas dalam berikatan dengan selalu menjaga apa yang kita yakini dan mencoba menerjemahkan ulang dalam bentuk tindakan nyata dalam ikatan ini. Jangan pernah lagi ragu dengan identitas kita sebagai kader militan dan berintegritas kala ditanyakan siapa kita, apa yang kita yakini, dan apa yang kita perjuangkan. IMM menyadari kita bahwa manusia diberikan peluang untuk berusaha memperbaiki kondisinya dan nasibnya namun disisi lain manusia juga punya keterbatasan dimana akhir dari segala usaha yang dilakukan ditentukan oleh Allah SWT. Yakinkanla IMM adalah rumah terbaik untuk kita berproses menjadi hamba yang lebih baik dan yakinlah bahwasanya IMM adalah jalan yang di pilih oleh Allah untuk kita berjuang di jalan-Nya Allah.
      #FKIP_Satu
      #FKIP_Berdiaspora
      #FKIP_Bersinergi

2 komentar:

MARI BERJUANG

"MARI BERJUANG" Jalan hidup telah ditakdirkan Menjadi pejuang sejati Jalan perjuangan telah kita pilih Mari-mari berjuan...